Tiap Bulan Dapat 5 Juta, Penjual Konten Pornografi Anak Digaruk Mabes Polri

Tiap Bulan Dapat 5 Juta, Penjual Konten Pornografi Anak Digaruk Mabes Polri
Yudha Marhaena
Bareskrim tangkap FR tersangka penjual konten pornografi anak

jaringberita.com - Polisi menangkap pemuda berinisial FR (25) asal Tulungagung, Jawa Timur. Yang bersangkutan telah memproduksi dan menjual pornografi anak-anak laki-laki di platform Telegram.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Ade Viviv Agustiadi Bachtiar mengatakan, terungkapnya kasus pornografi anak berawal dari informasi dari National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC) yang berada di Amerika Serikat.

"Jadi pengungkapan kasus ini berawal dari data yang kami terima dari NCMEC suatu lembaga yang memang mengawasi khusus terhadap peredaran foto-foto ataupun video pornografi terutama pornografi anak di medsos," kata Ade Vivid dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (27/3/2023).

Dari laporan tersebut, penyidik kemudian mengembangkan dan mendapatkan lokasi tersangka. Usai ditangkap, FR mengaku telah menjual konten video pornografi anak laki-laki melalui telegram dengan tema "Bokep Bocil Viral Hot".

"FR menawarkan kemudian apabila ada yang tertarik harus memberikan dana kepada yang bersangkutan, kemudian diberikan akses untuk masuk ke dalam grup telegram," beber mantan ajudan Presiden Jokowi kepada wartawan.

Setiap bulan, tersangka kata Ade bisa mendapatkan uang sebesar Rp5 juta dengan menjual konten-konten pornografi anak. Untuk mencari para pemeran untuk konten sambung Ade, dengan menghasut para anak-anak diiming-imingi uang jajan dan snack.

"Nah modus korban ini selalu mencari waktu-waktu sepi. Artinya tidak ada orang lain dan juga harus dicurigai juga, jangan cuma orang yang tidak dikenal. Rata-rata justru malah orang yang dikenal. Kenapa orang dikenal, supaya mudah dihasut," tandasnya.

Penulis
: Yudha Marhaena S
Editor
: Yudha Marhaena

Tag: