jaringberita.com -Ketua Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK)
Firli Bahuri berhasil menghindari awak media saat memenuhi panggilan penyidik tindak pidana korupsi di Gedung Bareskrim, Selasa (24/10/2023). Bagaimana cara orang nomor satu di lembaga antirasuah itu bisa lolos dari pantauan wartawan?
Banyak yang menduga bahwa Firli mendapatkan perlakuan istimewa, karena diduga masuk lewat pintu belakang Gedung Rupatama tempat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkantor. Kemungkinan Firli masuk ke Bareskrim Polri melalui gedung tersebut. Pasalnya, mobil dinas Toyota Camry warna hitam bernopol B 1990 RFP parkir tepat di belakang Rupatama.
Rupanya, itu adalah umpan untuk mengelabui wartawan. Agar tidak terlalu mencolok, Firli datang ke Gedung Bareskrim menggunakan mobil rental Daihatsu Xenia warna putih bernopol F 1454 AAP dikawal Toyota Innova warna hitam bernopol B 2862 UOG. Kedua mobil tersebut tidak berhenti di depan lobi Bareskrim, melainkan langsung ke parkiran basement 2.
Dari situ, Firli yang datang sekitar pukul 09.38 WIB, langsung naik lift menuju Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim di lantai 6. Pensiunan Pati Polri dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal itu didampingi seorang perempuan dari Biro Hukum KPK.
Firli kemudian diperiksa sebagai saksi terlapor atas kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) atas perkara korupsi di Kementan. Di ruangan berukuran 4X5 meter persegi itu dua penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya dan Bareskri langsung mencecar Firli Bahuri.
Selama pemeriksaan sekitar sepuluh jam lamanya, Firli diberikan waktu untuk istirahat, solat dan makan (isoma). Bahkan dirinya juga mendapat makanan nasi kotak dari penyidik.
Kabar rampungnya pemeriksaan Firli sekitar pukul 19.00 WIB, telah diketahui wartawan. Agar tidak terkecoh kembali untuk bisa mewawancarai mantan Kapolda Sumsel itu, awak media berjaga di pintu keluar baik di Gedung Bareskrim, Rupatama hingga parkiran basement 2, tempat Xenia putih tersebut terparkir. Bahkan wartawan sempat diusir oleh salah satu dari tiga orang berseragam safari biru tua yang diduga pengawal Firli.
Orang tersebut mengaku petugas piket yang berjaga di gedung parkir Bareskrim. Rupanya, kehadiran wartawan di basement Gedung Bareskrim sudah terendus. Firli kemudian dijemput di lantai 3, berkat salah satu anggota Polri yang kini menjadi pejabat struktural di KPK. Jenderal bintang satu itu yang mengarahkan Firli untuk masuk dan keluar Gedung Bareskrim usai digarap penyidik.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan tidak ada perlakuan khusus dalam pemeriksaan Ketua KPK Firli Bahuri.
"Enggak ada perlakuan khusus. Yang perlu dicatat bahwa Bareskrim dalam hal ini Direktorat Tindak Pidana Korupsi hanya memberikan fasilitas ruang pemeriksaan atas permintaan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," kata Ahmad Ramadhan kepada wartawan.
Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak membenarkan bahwa Ketua KPK Firli Bahuri telah menjalani pemeriksaan selama tujuh jam, sejak pukul 10.00 WIB hingga 19.30 WIB.
"Sekira pukul 09.40 WIB, saudara FB selaku Ketua KPK RI tiba di Gedung Bareskrim Polri dan tepat pukul 10.00 WIB telah dilakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan dalam kapsitas sebagai saksi terhadap saudara FB di ruang riksa penyidik Dittipikor Bareskrim Polri," kata Ade Safri di Gedung Bareskrim, Selasa malam.